AL-FATIHAH DOA MENGAMBIL BENDA PUSAKA LEWAT MIMPI

Posted on

Al Fatihah Doa Mengambil Benda Pusaka. Ada banyak cara dalam melakukan penarikan benda pusaka gaib, dan siapa saja dapat melakukannya. Seperti  amalan ki prana lewu untuk menarik pusaka yang banyak orang cari dan amalan lainnya. Dengan syarat mempunyai niat dan keinginan yang kuat dan memiliki ilmu yang cukup. Penarikan benda pusaka merupakan aktifitas diluar akal pikiran manusia, tapi penarikan benda pusaka secara batiniah terbukti setelah kehadiran benda pusaka tersebut.

Penarikan benda pusaka gaib tidak selalu membuahkan hasil, ada kalanya anda mencoba untuk pertamakalinya akan merasakan kegagalan, hal ini wajar karena seorang master saja kerap kali mengalami kegagalan dalam penarikan benda pusaka.

Suatu hari ada seorang yang ingin menjadi anggota padepokan datang dan mengatakan maksud ketertarikanny terhadap ilmu spiritual, saat itu menjadi perhatian semua anggota karena orang tersebut menantang saya sebelum benar benar resmi menjadi anggota padepokan. Kata dia ” saya mau menjadi anggota padepokan, jika anda bisa membuktikan ilmu, berikan saya pusaka yang langsung ditarik dari alam gaib dan saya menyaksikan dengan mata saya sendiri, saya sudah siapkan dana untuk mahar benda pusaka yang dihasilkan dan akan saya biayai dalam prosesnya jika berhasil, tapi jika tidak sepeserpun tak akan ku keluarkan .”

Mendengar perkataan orang tersebut, hampir semua anggota yang dengar marah, karena merasa ada orang asing datang tapi menantang, sebelum para anggota meluapkan amarahnya, langsung saya jawab tantangan orang tersebut.

Saya : Kang, apa kamu hafal surat al fatihah?

Tamu : Surat al fatehah hafal di luar kepala !

Saya   : Besuk malam jumat datanglah kesini, kamu tarik benda pusaka dengan tangan kamu sendiri.

Tamu : Saya maunya sekarang, dan jelas saya gak bisa tarik benda pusaka, kamu saja yang tarik benda pusaka saya lihat saja.

Saya : Jika sekarang tidak berhasil menarik benda pusaka , apa besuk malam jumat kamu mau tarik benda pusaka ?

Tamu : Baik, sekarang tunjukkan dulu, apapun yang terjadi sekarang, besuk malam jumat saya mau mengikuti tarik pusaka lagi.

Singkat cerita, kita dan rombongan melakukan aktifitas penarikan benda pusaka gaib, kira-kira 20 orang datang ke pekarangan dan melakukan penarikan benda pusaka mulai dari pukul 22.00 sampai 22.30. tidak ada tanda tanda mau mendapatkan benda pusaka.

Tamu : Ah, mana pusakanya ? udah kita balik saja, kalian ternyata gk bisa tarik benda pusaka.

Saya : baik, kita pulang saja, tapi ingat janji kamu ? apapun yang terjadi besuk malam jumat kamu mau mengikuti penarikan benda pusaka.

Malam itu kita tidak berhasil mengeluarkan benda pusaka satupun, menurut para anggota padepokan, ini tidak ada persiapan, waktunya tidak tepat dan terlalu terburu-buru. saya bilang pada mereka, penarikan benda pusaka bisa kapan saja, bahkan tanpa persiapan apapun. Tapi perlu kalian ketahui, ilmu penarikan benda pusaka tidak untuk dipamerkan, ataupun untuk menunjukkan kedigdayaan, sombong, jongkak dan meremehkan orang.

Tamu : Ok , malam jumat saya kesini lagi !

Saya : tadi kamu bilang, hafal surat Al Fatihah, cobalah baca surat al fatihah dengan tahan nafas, artinya satu tarikan nafas untuk membaca surat al fatihah.

Malam jumatpun tiba, dan benar orang tersebut memenuhi janjinya untuk datang ke padepokan, akhirnya kita rombongan datang ke suatu tempat yang kita anggap ada benda pusakanya, kita fokus pada pohon beringin besar yang menurut orang-orang pohon tersebut sudah berumur ratusan tahun, dan di bawah pohon tersebut menjadi sumber mata air yang selalu mengalir walaupun musim kemarau. Secara singkat berikut ini langkah – langkah yang kita lakukan dalam proses penarikan benda pusaka.

AL-FATIHAH DOA MENGAMBIL BENDA PUSAKA

  • Saya dan tamu masing-masing memegang pohon beringin yang kita anggap ada benda pusakanya tadi, dengan telapak tangan kanan terbuka.
  • Konsentrasikan hati serta fikiran , tenang, kemudian baca Surah Al Fatihah sejumlah 7 kali berulang dengan tahan nafas atau cukup 1 tarikan nafas.
  • Telapak tangan  terasa hangat dan hampir saja tamu tadi tidak kuat, tapi karena di dukung dengan para anggota padepokan yang berdzikir di belakangnya akhirnya dia tetap melanjutkan.
  • Benar saja saya merasakan ada satu benda agak panas yang menyentuh telapak tangan lantas saya genggal benda tersebut. itulah benda pusaka pertama yang muncul dan berhasil saya tarik.
  • dengan membaca doa  ”Dengan memohon ridho dari Allah, saya perintahkan engkau untuk wujudkan dirimu”.
  • Setelah berdoa saya tiup telapak tangan saya tadi, ternyata muncul lah satu buah keris.
  • Karena tersentuh benda pusaka dan dia tidak berdo’a apapun tamu tadi terental tanpa memegang benda pusaka, beruntung para anggota yang sudah terbiasa tarik pusaka berhasil menolongnya dan mengambil benda pusaka yang tadi menyentuh telapak tangan tamu tadi.

Simgkat cerita kami berhasil menarik 2 benda pusaka, yang sebetul nya benda pusaka yang satunya tamu tadi hampir berhasil menarik benda pusaka, tapi karena tidak mampu menahannya akhirnya terpental. Dengan kejadian tadi tamu menjadi anggota padepokan dan sedulur padepokan memberi julukan ki modol, karena dia terpental saat menarik benda pusaka sampai modol-modol.

Begitulah akhir peristiwa yang kita alami dan ki modol menyebut aktifitas ini sebaga iAl Fatehah Doa Mengambil Benda Pusaka lewat mimpi, karena prosesnya seperti dalam mimpi, tak terbayang olehnya bahwa ini adalah kenyataan, yang singkat dan pengalaman baru seperti tidak dalam dunia nyata.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *