Doa Minta Cepat Diberikan Keturunan

Posted on

Doa Minta Cepat Diberikan Keturunan. Kehadiran sang buah hati memang sangt dinanti-natikan bagi seseorang yang sudah menikah. Bagi pasangan suami istri yang belum diberikan keturunan, pasti akan melakukan segala hal dan upaya agar cepat diberikan keturunan. Sebagai umat muslim kita tahu bahwa tidak hanya usaha saja tapi harus diimbangi dengan doa minta cepat diberikan keturunan. Sebagai bentuk permintaan kita kepada sang pencipta dan sang pemberi, yaitu Allah SWT.

Ada banyak cara dan doa agar cepat hamil, namun diantaranya yg telah selalu berhasil anda bernadzarlah, jika mendapat anak pria akan dinamai Muhammad, sungguh nadzar ini sangat mujarab dan selalu berhasil, karena Rasul saw bersabda:

“Barangsiapa yg sulit mempunyai keturunan, lalu ia bernadzar memberi nama anaknya dengan namaku, maka ALlah akan memberikan keturunan padanya”

dijelaskan pada Sirah Hakabiyyah, bahwa periwayat hadits ini termasuk orang yg tak punya keturunan, ia mencoba resep nabawi tsb maka ia mempunyai anak, ia namai Muhammad, lalu ia nadzar lagi, maka ia mendapat putra lagi, hingga ia mempunyai 7 anak putra bernama Muhammad

Namun yang paling tepat menurut saya adalah mendawamkan do’anya Nabi Ibrahim dan Zakaria. Dimana kedua Nabi tersebut tak henti-hentinya berdo’a mengharap Rahmat Alloh SWT berupa karunia seorang anak.

Doa Minta Keturunan

Doa-doa yang dapat dibaca untuk mendapat anak yang saleh terdapat dalam Al-Quran, di antaranya sebagai berikut:

رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ وَاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِينَ إِمَامًا

Rabbana hablana min azwajina wa zurriyatina qurrata a’yunin, waj’alna lil muttaqiina imaama.

Artinya: Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami istri-istri kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa. (Al-Furqan: 74)
Doa Nabi Ibrahim a.s. ketika belum punya anak:

رَبِّ هَبْ لِي مِنَ الصَّالِحِينَ
Rabbi hablii min ash-shalihiin.

Artinya: Ya Tuhanku, anugerahkanlah kepadaku (seorang anak) yang termasuk orang-orang yang saleh. (As-Shaffat: 100)

Istrinya, Sarah, adalah seorang yang mandul dan usianya sudah lanjut. Berkat doa di atas, Nabi Ibrahim a.s. dianugerai Ismail a.s. (dari istrinya Hajar) dan Ishak a.s. (dari istrinya Sarah).
Selain ber-do’a dengan doa diatas, sebaiknya diimbangi perbanyak ibadah sunat, khususnya shalat malam menjelang subuh. Semoga Allah menganugerahi Anda anak-anak yang saleh. Amin.

Tata Cara & Doa Sebelum Melakukan Hubungan Suami Istri sebagai doa untuk mendapatkan keturunan :

1. Lakukan Shalat Hajat dua rakaat.
2. Membaca surat Al-Ikhlas
3. Membaca Laa ilaha Illallaah.
4. Membaca Bismillaahil ‘aliyyil ‘adzim Allaahummaj’alinuthfata dzurriyatan thayyibatan in kunta qadarta antakhruja dzalika min shulbi.
5. Membaca Allaahuma jannibnis syaithana wa jannibisyaithana ma razaqtana.
6. Saat hubungan sudah mau mencapai puncak (keluar sperma) segeralah membaca doa Alhamdulillaahiladzi khalaqa minal mai basyaran faja’alahu nasaban wasuhran wakana robbuka qadiran. (Membacanya cukup dengan dibisikan saja).
7. Pada saat melakukan hubungan intim, hindari arah kiblat & tutuplah badan dengan selimut.

Harits An-Nadhri berkata kepada Imam Ja’far Ash-Shadiq (sa): Aku termasuk Ahlul bait, mereka akan merugi karena aku tidak punya keturunan. Kemudian beliau berkata: “Bedoalah dalam keadaan sujud:
Rabbi hablî mildunka waliyyâ. Rabbi lâ tadzurnî fardâ wa Anta khayrul wâritsîn.

Ya Rabbi, karuniakan padaku kekasih dan penolong dari sisi-Mu. Ya Rabbi, jangan biarkan aku sendirian tanpa keturunan, sedangkan Engkau sebaik-baik pemberi warisan.”

Lalu aku melakukannya sehingga aku punya anak Ali dan Husein. (Al-Wasail 5: 106)

Dalam riwayat yang lain disebutkan bahwa Harits bin Mughirah berkata kepada Imam Ja’far Ash-Shadiq (sa): Aku termasuk Ahlul bait, aku akan rugi karena aku tak punya anak. Maka beliau berkata: “Berdoalah kepada Allah swt dalam keadaan sujud:
Rabbi hablî mildunka dzurriyatan thayyibah, innaka samî’ud du’â’. Rabbi lâ tadzurnî fardâ wa Anta khayrul wâritsîn.

Ya Rabbi, karuniakan padaku keturunan yang baik dari sisi-Mu, sesungguhnya Maha Mendengar doa. Ya Rabbi, jangan biarkan aku sendirian tanpa keturunan, sedangkan Engkau sebaik-baik pemberi warisan.”

Dan hendaknya doa ini dibaca dalam rakaat terakhir shalat Isya’. Kemudian lakukan hubungan dengan isterimu pada malam itu.” Harits bin Mughirah berkata: aku melakukannya sehingga dikaruniai anak Ali dan Hisein. (Mustadrak Al-Wasail 2: 616)

Jika anda dipercaya oleh Allah dengan diberikan keturunan, maka saat hamil jangan lupa membaca dan mengamalkan doa dan amalan ibu hamil. Akhirul kalam semoga beberapa doa tersebut bisa menjadi wasilah bagi anda yang telah lama mendambakan buah hati yang bertaqwa dan menjadi penyejuk mata.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *